PEMANFAATAN ENERGI MATAHARI UNTUK LAMPU ALAMI MENGGUNAKAN TOP LIGHTING DENGAN MATERIAL KACA PADA BANGUNAN RUMAH TOKO

Authors

  • Abdullah Yusuf Pulungan Politeknik Gihon
  • Syofyan Anwar Syahputra Akademi Teknik Deli Serdang
  • Muhammad Ikhwan Fahmi Universitas Prima Indonesia
  • Muhammad Fadlan Siregar Universitas Medan Area

Keywords:

Energi Matahari, Pencahayaan Alami, Top Lighting, Efisiensi Energi

Abstract

Pemanfaatan energi matahari untuk pencahayaan alami di bangunan rumah toko (ruko) melalui implementasi sistem top lighting menggunakan material kaca 12 mm. bertujuan untuk menghemat konsumsi energi listrik yang signifikan di siang hari, terutama pada ruko yang seringkali minim bukaan. Pendekatan ini memanfaatkan prinsip refleksi cahaya melalui kaca, sesuai dengan Hukum Fresnel, untuk mendistribusikan cahaya matahari secara efektif ke dalam ruangan. Pengukuran tingkat pencahayaan alami dibandingkan dengan cahaya tambahan dilakukan sepanjang hari pagi, siang, dan sore dengan referensi standar SNI untuk pencahayaan yang optimal dan nyaman. Data menunjukkan bahwa di pagi hari, cahaya tambahan melengkapi cahaya alami yang rendah (190-200 Lux), sementara di siang hari (550-600 Lux), ketersediaan cahaya alami sangat tinggi, meskipun data cahaya tambahan (517-150 Lux) memerlukan klarifikasi. Di sore hari, cahaya tambahan digunakan untuk mempertahankan iluminasi seiring penurunan cahaya alami. Grafik intensitas cahaya lebih lanjut memvisualisasikan fluktuasi ini, termasuk puncak 517 Lux yang sesuai dengan pengukuran cahaya tambahan. Hasil penelitian ini menegaskan potensi top lighting kaca sebagai solusi efektif untuk mencapai efisiensi energi dan memenuhi standar pencahayaan di bangunan komersial.

References

[1] Dwi K, Yudha A, M Rahma, Arifin D (2016). Kenyamanan Visual ditinjau dari Orientasi Massa Bangunan dan Pengolahan Fasad Apartemen Gateway, Bandung. Jurnal Reka Karsa, 4(1).

[2] Ellizar, E. (2018). Implementasi Teori Pencahayaan, Termal Dan Kebisingan Terhadap Kenyamanan Ruang Ibadah Pada Mesjid Al Safar Di Rest Area Km. 88 Purwakarta. Jurnal Ilmiah Arjouna, 2(2), 27-33.

[3] Hari W, Edy M (2017). Analisis Pencahayaan Terhadap Kenyamanan Visual Pada Pengguna Kantor. Jurnal Vitruvian, 6(2), 10-15. 65-70

[4] Thojib, J., & Satya Adhitama, M. (2013). Kenyamanan Visual Melalui Pencahayaan Alami Pada Kantor (Studi Kasus Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang). Jurnal RUAS, 11(2), 10-15.

[5] Amin, N. (2011). Pencahayaan Optimasi Dengan Sistem Memanfaatkan Cahaya Alami (Studi Kasus Lab. Elektronika Dan Mikroprosessor Untad). Jurnal Ilmiah Foristek, 1(1), 43-50.

[6] Aulia, FM, Hanson, EK (2016). Persepsi Kriteria Kenyamanan Rumah Tinggal. Prosiding temu ilmian IPLBI, 11(2), 10-15.

[7] Avesta, R., Putri, A. D., Hanifah, R. A., Hidayat, N. A., & Dunggio, D. (2017). Strategi Desain Bukaan Terhadap Pencahayaan Alami Untuk Menunjang Konsep Bangunan Hemat Energi Pada Rusunawa Jatinegara Barat. Jurnal Rekayasa Hijau, 1(2), 124-135.

[8] Muhammad Fadlan Siregar, dkk (2023) “Pemanfaatan Energi Matahari Menjadi Energi Listrik Kapasitas 1300 Watt Untuk Beban Rumah Tangga Di Kota Medan”, Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK) ISSN : 2987-6818

Downloads

Published

27-06-2025

How to Cite

Pulungan, A. Y., Syahputra, S. A., Fahmi, M. I., & Siregar, M. F. (2025). PEMANFAATAN ENERGI MATAHARI UNTUK LAMPU ALAMI MENGGUNAKAN TOP LIGHTING DENGAN MATERIAL KACA PADA BANGUNAN RUMAH TOKO. ATDS Saintech Journal of Engineering, 6(1), 34–39. Retrieved from https://ejournal.atds.ac.id/index.php/atdssaintech/article/view/51

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.