EVALUASI DIMENSI SALURAN DRAINASE JL. IKAN PAUS KECAMATAN BINJAI TIMUR
Keywords:
Drainase Perkotaan, Evaluasi Kapasitas Saluran, Debit Limpasan, Metode Rasional, Analisis Hidrolika, U-DitchAbstract
Sistem drainase perkotaan berperan penting dalam mengendalikan limpasan air hujan untuk mengurangi risiko genangan dan banjir. Kawasan Jalan Ikan Paus, Kecamatan Binjai Timur, yang melayani kawasan Terminal Kota Binjai, masih sering mengalami genangan akibat dugaan ketidaksesuaian antara kapasitas saluran drainase eksisting dengan debit limpasan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting berdasarkan analisis hidrologi dan hidrolika serta memberikan rekomendasi teknis untuk meningkatkan kinerja sistem drainase. Analisis hidrologi dilakukan dengan menentukan debit limpasan menggunakan Metode Rasional, sedangkan analisis hidrolika digunakan untuk mengevaluasi kapasitas saluran eksisting dan membandingkannya dengan debit banjir rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit limpasan di Jalan Ikan Paus sebesar 0,273 m³/detik. Kapasitas saluran drainase eksisting pada kemiringan dasar optimal sebesar 0,00096 menghasilkan tinggi jagaan (freeboard) 0,10 m, namun masih tidak mampu mengalirkan debit banjir rencana karena tinggi muka air melampaui kapasitas saluran. Kondisi eksisting juga menunjukkan bahwa perubahan dimensi saluran sulit dilakukan akibat keterbatasan saluran hilir yang bermuara ke arah utara. Oleh karena itu, rekomendasi yang diusulkan adalah mengubah arah aliran saluran menuju selatan agar diperoleh kemiringan dasar yang lebih baik, menggunakan saluran U-Ditch berukuran 70 × 70 cm, memperpanjang saluran pada Sta. 0+429 sampai Sta. 0+524, serta membangun dua unit gorong-gorong baru berukuran 1 × 1 m pada Sta. 0+429 dan Sta. 0+524. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sistem drainase sehingga mampu mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan penelitian.
References
[1] Anonim, 2019. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Sumber Daya Air.
[2] Bambang Triatmodjo, 2008, Hidrologi Terapan, Beta Offst, Yogyakarta
[3] Chow, Ven Te, David R. Maidment and Lary W. Mays, 1988, Aplplied Hydrology, McGraw-Hill Book Company, Singapore
[4] Kodoatie, J Robert & Sjarief, Rustam, 2010. Tata Ruang Air. Andi, Yogyakarta
[5] Kaimana, Made, I, 2011, Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air, Graha Ilmu.
[6] Seomarto, CD, 1999. Hidrologi Teknik, Edisi Ke-2, Penerbit Erlangga, Jakarta.
[7] Soewarno, 2015. Analisa Data Hidrologi Menggunakan Metode Statistika dan Stokastik, Graha Ilmu, Yogyakarta.
[8] Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan Yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi Offset.


