Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi Pemuda/i Gereja: Peluang, Tantangan, dan Etika di Era Digital
Keywords:
Artificial Intelligence, Literasi Digital, Pemuda Gereja, Etika Digital, Pengabdian kepada MasyarakatAbstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, pekerjaan, pelayanan gereja, dan aktivitas sosial masyarakat. Namun demikian, masih banyak kalangan pemuda gereja yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pemanfaatan AI secara bijaksana dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, tim dosen Akademi Teknik Deli Serdang berkolaborasi dengan dosen Politeknik Negeri Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi Pemuda/i Gereja: Peluang, Tantangan, dan Etika di Era Digital” di GPdI Maranatha Matiti, Desa Matiti, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan pada tanggal 28 Juni 2026. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan berbagai aplikasi AI, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test sederhana. Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep AI, peluang pemanfaatan AI dalam pendidikan dan pelayanan gereja, risiko penyalahgunaan AI, serta etika penggunaan AI berdasarkan nilai-nilai moral dan tanggung jawab sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep AI, manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari, serta kesadaran mengenai pentingnya penggunaan AI secara etis. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu mengidentifikasi berbagai bentuk penggunaan AI yang positif maupun negatif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda gereja, sehingga mampu memanfaatkan teknologi AI secara produktif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan nilai-nilai etika.
References
1. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. (2023). Panduan pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2023. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
2. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2021). Modul cakap bermedia digital. Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika.
3. Panjaitan, J., dkk. (2024). Sosialisasi peran penting Generasi Z menuju Indonesia Emas 2045 bagi siswa-siswi SMK Swasta Karya Jaya Tanjung Morawa. KARYA UNGGUL: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 22–27.
4. Panjaitan, J., dkk. (2025). Peningkatan pemahaman Artificial Intelligence (AI) bagi siswa SMA Skylandsea Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. KARYA UNGGUL: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 21–26.
5. Purwarianti, A., Nugroho, S. E., Jihad, A., Budiardjo, E. K., Ratih, C. K., Balqis, Z., Siadari, T. S., Prasetio, A. B., Pierewan, A. C., Astuti, L., Anggraena, Y., Damarjati, T., Kusumadewi, P. W., & Jaelani, M. N. G. (2025). Panduan pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran & Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
6. Russell, S., & Norvig, P. (2021). Artificial intelligence: A modern approach (4th ed.). Pearson.


