EVALUASI STABILITAS PROSES PRODUKSI GLISERIN BERBASIS STATISTICAL PROCESS CONTROL MENGGUNAKAN PETA KENDALI X̄ DAN R
Keywords:
Statistical Process Control, Peta Kendali X̄ dan R, Stabilitas Proses, Pengendalian Kualitas, Produksi GliserinAbstract
Mengevaluasi stabilitas proses produksi gliserin secara statistik menggunakan pendekatan Statistical Process Control (SPC) dengan fokus pada tiga karakteristik kualitas kritis (CTQ), yaitu kadar kemurnian gliserin, viskositas, dan kandungan air. Method: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif–deskriptif analitik berbasis SPC. Data sekunder berupa hasil pengujian laboratorium harian selama 30 hari operasional dianalisis dengan pengelompokan subgrup rasional berukuran lima sampel (n = 5). Evaluasi kestabilan proses dilakukan menggunakan peta kendali X̄ dan R dengan batas kendali ±3 standar deviasi. Result: Hasil analisis menunjukkan bahwa proses produksi gliserin belum terkendali secara statistik. Peta kendali X̄ pada seluruh parameter CTQ mengindikasikan keberadaan variasi penyebab khusus, dengan kandungan air sebagai parameter yang paling tidak stabil dan berdampak pada fluktuasi kemurnian serta viskositas. Peta kendali R menunjukkan bahwa variabilitas dalam subgrup relatif stabil, sehingga permasalahan utama terletak pada pergeseran rata-rata proses antar waktu. Pengendalian kualitas berbasis inspeksi akhir produk tidak cukup untuk menjamin konsistensi kualitas gliserin. Penerapan SPC terbukti efektif sebagai alat evaluasi stabilitas proses dan berpotensi digunakan sebagai sistem peringatan dini untuk mendukung peningkatan kualitas dan efisiensi proses produksi secara berkelanjutan.
References
[1] Noezar, I. (2004). Konversi produk industri oleokimia menjadi pelumas sintetik.
[2] PT Safa Farma Indonesia mendistribusikan produk Glycerin 99,5% (USP Grade) - 250kg/Drum
[3] Joko Santoso. (2018). Optimasi Formula Krim Ekstrak Poliherbal Sebagai Antibakteri Dengan Kombinasi Gliserin, Sorbitol Dan Propilenglikol Sebagai Humektan.
[4] Anzar, E., Yusi, M. S. Y., & Bow, Y. (2018). Purification of crude glycerol from biodiesel by-product by adsorption using bentonite. Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry
[5] Alviany, A., dkk. (2021). Pemanfaatan fly ash sebagai adsorben dalam pemurnian crude glycerol. Jurnal Serambi Engineering,
[6] Suseno, N., dkk. (2020). Pemurnian gliserol dengan kombinasi adsorpsi, mikrofiltrasi, dan evaporasi. Jurnal Teknik Kimia
[7] Setiawan, D., & Hakim, A. R. (2019). Implementasi Six Sigma dalam peningkatan kualitas proses industri kimia. Jurnal Teknik Industri
[8] Wignarajah, A., dkk. (2019). Application of failure mode and effect analysis (FMEA) in chemical process industries: A review. Journal of Quality and Reliability Engineering
[9] Gaspersz, V. (2012). All-in-one integrated total quality talent management. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
[10] Montgomery, D. C. (2013). Introduction to statistical quality control (7th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.
[11] Hines, W. W., Montgomery, D. C., Goldsman, D. M., & Borror, C. M. (2003). Probability and statistics in engineering
[12] Siahaan, Eka Febriyanti, et al. "Analisis Kualitas Pulp Dengan Empat Metode Terhadap Jumlah Produk Cacat PT. QMX."
[13] Tupan, J. M. (2011). Desain peta kendali X̄ dan R. Dalam ARIKA
[14] Gultom, Josua Alexander, and Manaor Silitonga. "Analisa Layanan Jasa Bengkel Sepeda Motor Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus Bengkel Motor Dolpine Di Kec. Medan Johor)." ATDS Saintech Journal of Engineering 4.1 (2023): 11-22.
[15] Maulana, M. R. & Rochman, D. D. (2023). Analisis Kualitas Feed Water Boiler menggunakan Peta Kendali Variabel X dan R.


